Example 728x250
Berita

Cegah Karhutla Sejak Dini, Bupati OKU Timur Tekankan Aksi Nyata dan Peran Masyarakat

72
×

Cegah Karhutla Sejak Dini, Bupati OKU Timur Tekankan Aksi Nyata dan Peran Masyarakat

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Mengantisipasi potensi kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutbunlah) yang kerap meningkat saat musim kemarau, Pemerintah Kabupaten OKU Timur mulai memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Karhutbunlah tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (24/4/2026).

Rakor yang berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja tersebut dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dan dihadiri unsur Forkopimda serta kepala daerah se-Sumatera Selatan.

Pertemuan ini menitikberatkan pada kesiapan menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih kering dari biasanya.

Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru mengingatkan bahwa ancaman karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat secara luas.

“Dampak karhutbunlah ini sangat besar, terutama terhadap kesehatan. Kita tidak ingin kejadian buruk akibat kabut asap kembali terulang,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan lintas sektor sebelum memasuki puncak kemarau, termasuk penyediaan data kualitas udara dan kesiapan personel di lapangan.

Berbagai paparan teknis turut disampaikan dalam forum tersebut. BMKG Sumatera Selatan memprediksi kondisi cuaca akan lebih kering, sementara jajaran TNI melalui Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud memaparkan strategi penanganan, mulai dari pemetaan titik rawan hingga kesiapan operasi darat dan udara.

Di tengah forum tersebut, Bupati OKU Timur Lanosin menegaskan bahwa perlindungan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan masyarakat tidak terdampak asap, baik dari sisi kesehatan maupun aktivitas sehari-hari,” kata Bupati.

Ia menilai, upaya pencegahan harus dilakukan secara nyata dan tidak hanya bersifat seremonial.

“Pencegahan karhutla bukan sekadar wacana, tapi harus menjadi kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan, terutama dengan menghindari praktik pembakaran lahan.

“Peran masyarakat sangat penting. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, dan segera laporkan jika ada indikasi kebakaran,” imbaunya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi karhutla di wilayah OKU Timur.

Rakor ini sekaligus menjadi titik awal penguatan strategi penanganan karhutla yang kini diarahkan pada langkah preventif. Dengan deteksi dini serta sinergi lintas sektor, diharapkan potensi kebakaran dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur pun optimistis, dengan kesiapan yang matang dan dukungan semua pihak, wilayahnya dapat tetap aman dan terbebas dari ancaman karhutla sepanjang musim kemarau tahun ini. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights