BeritaPedia.news, OKU Timur — Personel Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur melakukan monitoring debit air Sungai Komering di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Bobi Juanda bersama Briptu Dwi Widianto sebagai bentuk upaya deteksi dini terhadap potensi bencana banjir di wilayah hukum Polsek Madang Suku I, khususnya di daerah yang berada di sepanjang aliran Sungai Komering.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering terpantau masih dalam kategori normal dan belum menunjukkan tanda-tanda meluap. Aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai juga masih berjalan seperti biasa, sementara kawasan permukiman tetap dalam kondisi aman.
Bripka Bobi Juanda menjelaskan bahwa monitoring ini dilakukan secara rutin guna memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
“Dari hasil pengecekan, debit air masih relatif normal, belum ada peningkatan signifikan yang berpotensi menyebabkan banjir. Warga juga masih dapat beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Adapun sejumlah desa yang berada di pesisir Sungai Komering dalam wilayah hukum Polsek Madang Suku I antara lain Desa Rasuan, Desa Tridadi, Desa Gunung Terang, Desa Mendayun, Desa Agung Jati, Desa Karta Mulya, dan Desa Mengulak. Seluruh wilayah tersebut hingga saat ini dilaporkan dalam kondisi aman dari ancaman banjir.
Kapolsek Madang Suku I IPTU Dodi Mardani, SH, MM, CPM menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca maupun debit air sungai.
“Kami terus melakukan monitoring secara berkala bersama personel piket dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan respons cepat apabila terjadi peningkatan debit air,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai.
Secara keseluruhan, kondisi debit air Sungai Komering saat ini masih dalam batas aman, belum meluap dari bibir sungai, sehingga lahan perkebunan, persawahan, maupun permukiman warga tidak terdampak banjir. Situasi wilayah pun terpantau aman dan kondusif.














