Example 728x250
Berita

Ketua Umum PSHT Ajak Sukseskan Munas IPSI XVI, Perkuat Persatuan Lewat Pencak Silat

104
×

Ketua Umum PSHT Ajak Sukseskan Munas IPSI XVI, Perkuat Persatuan Lewat Pencak Silat

Share this article

BeritaPedia.news, Jakarta — Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ke-XVI yang akan digelar pada 9–12 April 2026 di Jakarta dinilai menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat kependekaran di tengah dinamika global yang tengah bergejolak.

Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Dr. Ir. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc., menegaskan bahwa Munas IPSI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang konsolidasi nasional bagi seluruh insan pencak silat Indonesia.

“Mari kita sukseskan Munas IPSI XVI sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan seluruh keluarga besar pencak silat Indonesia,” ujar Taufiq dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pencak silat memiliki peran strategis sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia.

Nilai-nilai luhur seperti persaudaraan, disiplin, serta semangat persatuan menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum PB IPSI, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, sebelumnya juga menekankan pentingnya pencak silat sebagai identitas budaya bangsa.

“Pencak silat Indonesia merupakan budaya bangsa yang mampu menyatukan keberagaman dalam semangat persatuan,” tegas Prabowo.

Di bawah kepemimpinannya, pencak silat terus berkembang dan dikenal luas hingga ke mancanegara.

Bahkan, pada 12 Desember 2019, pencak silat resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO dalam sidang Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Bogotá, Kolombia.

Taufiq yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI periode 2003–2021 serta kini menjadi pembina, mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk bersinergi dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

Ia juga menegaskan komitmen untuk mendukung pemerintah dalam menjaga ketertiban dunia berdasarkan nilai kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Sinergi keluarga besar pencak silat Indonesia dari berbagai perguruan dalam naungan IPSI menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Munas IPSI XVI mampu memperkuat kontribusi pencak silat dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membangun karakter pendekar pejuang bangsa yang tangguh dan berdaya saing.

Senada dengan itu, Pembina Prestasi PB IPSI sekaligus Pengurus Pusat PSHT, Sunarno, menekankan pentingnya pembinaan atlet yang merata dan bebas dari hambatan.

“Saya harap di setiap daerah untuk saling mendukung dalam berprestasi. Pembinaan harus terus ditingkatkan agar para pesilat tidak lagi menemui diskriminasi, serta mampu bersaing hingga tingkat internasional,” ujar Sunarno.

Ia juga mendorong agar pencak silat terus didorong sebagai cabang olahraga yang mampu menembus ajang Olimpiade melalui program “Pencak Silat Road to Olympic”.

Dengan semangat Munas IPSI XVI, seluruh insan pencak silat Indonesia diharapkan dapat mempererat persaudaraan, menjaga keutuhan bangsa, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights