Example 728x250
Internasional

Kemenlu Kutuk Serangan Israel di Lebanon, Satu Prajurit TNI Gugur dalam Misi PBB dan lainnya Luka-luka

154
×

Kemenlu Kutuk Serangan Israel di Lebanon, Satu Prajurit TNI Gugur dalam Misi PBB dan lainnya Luka-luka

Share this article

BeritaPedia.news, Jakarta — Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang terjadi di Lebanon selatan dan menewaskan satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Melalui pernyataan resmi pada Senin (30/3/2026), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan sikap tegas terhadap insiden tersebut, sekaligus mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh.

“Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Prajurit yang gugur diketahui merupakan bagian dari Pasukan Perdamaian PBB yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Selain korban jiwa, tiga personel TNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat tembakan artileri tidak langsung di sekitar posisi kontingen Indonesia di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026).

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit tersebut serta memberikan perhatian penuh kepada korban luka.

“Kami sangat berduka atas kehilangan ini. Doa dan simpati kami bersama keluarga yang berduka, dan kami berharap agar personel yang terluka segera pulih sepenuhnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa serangan yang terjadi di wilayah Lebanon selatan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan, terlebih karena menyasar area yang berkaitan dengan pasukan penjaga perdamaian.

“Indonesia menegaskan kembali kecamannya terhadap serangan Israel di Lebanon selatan serta menyerukan kembali ke dialog dan diplomasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut,” tegasnya.

Saat ini, pemerintah Indonesia tengah berkoordinasi dengan pihak United Nations Interim Force in Lebanon untuk proses pemulangan jenazah prajurit yang gugur serta memastikan penanganan medis optimal bagi personel yang terluka.

Lebih lanjut, Indonesia menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.

“Segala bentuk ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif untuk menjaga perdamaian dan stabilitas,” ujar Kementerian Luar Negeri.

Pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta pihak-pihak terkait guna memantau perkembangan situasi keamanan di Lebanon, di tengah meningkatnya ketegangan antara militer Israel dan kelompok bersenjata di kawasan tersebut. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights