BeritaPedia.news, OKU Timur – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek BP Peliung terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman di wilayah binaannya. Pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 10.50 WIB, Kanit Binmas Polsek BP Peliung, AIPDA Faryadin, melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol pertumbuhan tanaman jagung di Desa Negeri Agung Jaya, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dilakukan di lahan ketahanan pangan yang baru ditanami jagung oleh anggota kelompok tani binaan Polsek BP Peliung, Bambang. Lahan seluas kurang lebih satu hektare itu merupakan hasil pemanfaatan lahan kosong yang kini dikelola secara produktif.
AIPDA Faryadin menjelaskan, kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman jagung serta memastikan proses budidaya berjalan dengan baik.
“Kami turun langsung untuk mengecek kondisi tanaman jagung yang telah ditanam. Dengan pemantauan ini, kami dapat memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk tindak lanjut dari imbauan Polsek BP Peliung kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk mengelola lahan kosong dengan menanam jagung atau tanaman lainnya. Ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah dan Kapolri di bidang ketahanan pangan,” tambahnya.
Sementara itu, Bambang selaku pengelola lahan mengaku senang dengan adanya perhatian dari pihak kepolisian yang turut melakukan pendampingan.
“Kami merasa terbantu dengan adanya kontrol dari Polsek. Ini memberikan semangat bagi kami untuk merawat tanaman agar hasilnya maksimal,” ungkapnya.
Dari hasil pengecekan, tanaman jagung di lokasi tersebut terpantau dalam kondisi baik pada tahap awal pertumbuhan. Polsek BP Peliung memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.














