BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek BP Peliung melalui Kanit Bimas, Aipda Faryadin, kembali melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan, Selasa (3/3/2026) pukul 08.50 WIB.
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Bantan, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur. Lahan seluas sekitar satu hektare tersebut dimanfaatkan sebagai lahan produktif hasil binaan Polsek BP Peliung.
Dalam kegiatan itu, Aipda Faryadin melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman jagung serta memastikan pertumbuhannya berjalan optimal.
“Kontrol ini kami lakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung, sehingga hasil panennya nanti dapat maksimal,” ujar Aipda Faryadin.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif merupakan hasil dari imbauan kepolisian kepada masyarakat, khususnya kelompok tani binaan.
“Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong dengan menanam jagung. Selain mendukung ketahanan pangan, hal ini juga dapat membantu meningkatkan perekonomian warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Buay Pemuka Peliung, Iptu Jenri Simanjuntak SH, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan.
“Kegiatan pemantauan ini merupakan bentuk komitmen Polsek BP Peliung dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian,” ungkapnya.
Ia berharap, program tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin lahan ketahanan pangan ini benar-benar memberikan manfaat nyata, baik untuk kesejahteraan warga maupun ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan rutin kontrol pertumbuhan tanaman jagung ini, Polsek BP Peliung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan kelompok tani binaan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten OKU Timur.














