BeritaPedia.news, OKU Timur – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kanit Bimas Polsek BP Peliung melaksanakan kegiatan kontrol dan monitoring perkembangan tanaman jagung milik warga di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 08.50 WIB di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Banu Mas, BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Monitoring dilakukan langsung oleh Kanit Bimas, Aipda Faryadin, di lahan seluas satu hektare yang dimanfaatkan sebagai lahan produktif tanaman jagung.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Faryadin melakukan pengecekan kondisi tanaman, pertumbuhan jagung, serta berdialog dengan warga dan kelompok tani binaan guna mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik serta memberikan pendampingan kepada masyarakat agar hasil panen nantinya optimal,” ujar Aipda Faryadin.
Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam jagung atau tanaman produktif lainnya, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pembinaan yang dilakukan Polsek BP Peliung kepada kelompok tani binaan, agar lebih mandiri dan berdaya saing dalam sektor pertanian.
Sementara itu, pihak Polsek BP Peliung menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan,” ungkap perwakilan Polsek.
Melalui kegiatan kontrol dan monitoring ini, Polsek BP Peliung berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.














