BeritaPedia.news, OKU Timur — Kanit Patroli Polsek BP Peliung melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengontrolan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Banu Mas, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kanit Patroli, Aiptu Rusmiyadi, di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang merupakan pemanfaatan lahan kosong milik warga binaan Polsek BP Peliung.
Monitoring dilakukan sebagai bagian dari dukungan Polsek BP Peliung terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik dan dapat memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.
Aiptu Rusmiyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan kepada kelompok tani binaan agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.
“Kami rutin melakukan pengecekan untuk melihat langsung kondisi tanaman jagung. Harapannya, hasil panen nanti bisa maksimal dan membantu meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketersediaan pangan di daerah.
“Melalui pemanfaatan lahan yang tidak terpakai, masyarakat bisa lebih produktif sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Polsek BP Peliung kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong dengan menanam komoditas yang bernilai ekonomi, seperti jagung.
Sementara itu, pihak Polsek BP Peliung menyatakan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat melalui program ketahanan pangan, baik dengan pendampingan maupun motivasi di lapangan,” ungkap perwakilan Polsek BP Peliung.
Melalui kegiatan kontrol dan monitoring ini, Polsek BP Peliung berharap produktivitas pertanian jagung di wilayah Kecamatan BP Peliung semakin meningkat, kesejahteraan petani bertambah, serta terwujud sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Gie)














