Example 728x250
Berita

Silaturahmi Ketum PSHT dengan Pimpinan Ponpes Nurul Huda Gondang: Abah Syarif Serukan Kembali pada Legitimasi yang Sah

87
×

Silaturahmi Ketum PSHT dengan Pimpinan Ponpes Nurul Huda Gondang: Abah Syarif Serukan Kembali pada Legitimasi yang Sah

Share this article

BeritaPedia.news, Sragen — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai silaturahmi Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Dr. Ir. Muhammad Taufik, S.H., M.Si., bersama Ketua Cabang PSHT Sragen, Suwanto, dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Gondang Sragen, Abah Syarif, pada Sabtu (06/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Ponpes Nurul Huda itu berjalan khidmat, membahas pentingnya merawat persatuan dan menjaga ketertiban organisasi PSHT secara menyeluruh.

Dalam pertemuan tersebut, Abah Syarif menyampaikan pesan mendalam terkait kondisi internal PSHT yang belakangan diwarnai perbedaan kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa seluruh warga PSHT, termasuk kelompok yang masih berada di bawah kubu Murjoko, perlu kembali pada garis legalitas yang telah ditetapkan negara.

“Saya mengimbau semua pihak, khususnya saudara-saudara yang masih berbeda pandangan, untuk kembali pada legitimasi yang sah. Negara sudah menetapkan, maka sudah sepatutnya kita mengikuti ketentuan itu,” ujar Abah Syarif.

Imbauan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-06.AH.01.43 Tahun 2025, yang secara tegas menetapkan dan mengembalikan status badan hukum PSHT kepada Dr. Ir. Muhammad Taufik, S.H., M.Sc. sebagai Ketua Umum yang sah menurut peraturan perundang-undangan.

SK tersebut sekaligus membatalkan badan hukum sebelumnya, yakni AHU-0001626.AH.01.07.Tahun 2022, yang selama ini menjadi dasar klaim kelompok di bawah nama Murjoko. Dengan demikian, segala aktivitas dan klaim kepengurusan yang tidak sejalan dengan keputusan terbaru dianggap tidak memiliki dasar legal.

Ketua Umum PSHT, Dr. Muhammad Taufik, menyampaikan apresiasi atas nasihat dan dukungan yang diberikan Abah Syarif. Menurutnya, pesan ulama dan tokoh masyarakat menjadi energi positif bagi upaya merajut kembali rasa persaudaraan di tubuh organisasi.

“Kami sangat menghargai wejangan Abah Syarif. PSHT berdiri di atas nilai persaudaraan, bukan perpecahan. Dengan legalitas yang kini jelas, tugas kita adalah menyatukan kembali seluruh warga,” ungkapnya.

Senada, Ketua Cabang PSHT Sragen, Suwanto, menegaskan bahwa langkah konsolidasi akan terus dilakukan dengan cara-cara damai dan berlandaskan musyawarah.

“Kami di daerah siap menjalankan arahan pusat dan terus mengupayakan persatuan. Perbedaan pendapat boleh saja terjadi, tetapi jangan sampai mengoyak ikatan keluarga besar PSHT,” ucapnya.

Di akhir pertemuan, Abah Syarif kembali menekankan pentingnya mengedepankan asas kekeluargaan dan menjunjung tinggi keputusan negara.

“Warga PSHT harus tetap rukun. Kembali ke niat awal: menjaga ajaran, menghormati hukum, dan memuliakan persaudaraan,” tutupnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah serta meneguhkan langkah PSHT menuju masa depan organisasi yang lebih tertib dan berwibawa. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights