BeritaPedia.news, OKU Timur – Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menimbulkan kabut asap berbahaya, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Madang Suku I, Bripka Bobi Juanda, melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada warga Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, pada Senin (01/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Bobi memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak buruk karhutla, baik bagi kesehatan maupun lingkungan. Ia menegaskan bahwa tindakan membakar hutan dan lahan tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas.
“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan karena jarak pandang menurun,” ujar Bripka Bobi Juanda saat ditemui di lokasi.
Ia juga meminta masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan karhutla.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika melihat titik api atau ada orang yang berniat melakukan pembakaran, segera laporkan kepada kami agar bisa cepat ditangani,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, MM, CPM, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan preventif yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas. Menurutnya, upaya sosialisasi menjadi langkah penting dalam menekan potensi karhutla di wilayah hukum Polsek Madang Suku I.
“Kami terus meningkatkan kegiatan pencegahan, termasuk sosialisasi langsung kepada masyarakat. Edukasi seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran warga tentang bahaya dan konsekuensi hukum dari pembakaran hutan dan lahan,” ungkap Iptu Dodi Mardani.
Ia menegaskan bahwa Polsek Madang Suku I akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan karhutla menjelang musim kemarau.
Dengan adanya sosialisasi rutin seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah kebakaran hutan serta lahan di wilayah OKU Timur. (Gie)















