BeritaPedia.news, OKU Timur – Dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan di perairan, Bhabinkamtibmas Polsek Madang Suku I Aipda Andres melaksanakan sosialisasi larangan mandi dan berenang di sungai kepada warga Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja yang sering mandi di sungai tanpa memperhatikan faktor keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Andres memberikan imbauan langsung kepada warga agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat bermain atau mandi, terutama saat debit air tinggi dan arus deras yang berpotensi menimbulkan bahaya tenggelam.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anaknya dan tidak mengizinkan mereka mandi atau berenang di sungai. Banyak kejadian tragis yang berawal dari kelalaian kecil,” ujar Aipda Andres di sela kegiatan sosialisasi.
Ia juga menambahkan bahwa sungai di wilayah Desa Rasuan memiliki arus yang tidak menentu, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada dan tidak mengabaikan imbauan keselamatan yang telah disampaikan.
“Kami bukan melarang tanpa alasan. Ini semua demi keselamatan bersama. Kami harap warga memahami pentingnya menjaga diri dan keluarga dari bahaya di sungai,” tambahnya.
Kapolsek Madang Suku I, IPTU Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M., saat dikonfirmasi secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk langkah preventif Polri dalam meminimalisir risiko kecelakaan di perairan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan diri.
“Sungai memang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan, tetapi keselamatan tetap harus diutamakan. Sosialisasi ini adalah upaya kami agar masyarakat tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat bermain atau mandi,” jelas IPTU Dodi Mardani.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa.
“Kami berharap para orang tua lebih proaktif mengawasi anak-anaknya. Pencegahan seperti ini sangat penting untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Rasuan semakin sadar akan pentingnya keselamatan diri dan keluarga, serta bersama-sama membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (Gie)














