Example 728x250
Berita

Bantuan Beras Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin OKU Timur Kecewa

427
×

Bantuan Beras Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin OKU Timur Kecewa

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur – Penyaluran bantuan beras dari Pemerintah Pusat melalui Perum Bulog di Kabupaten OKU Timur kembali menuai kritik dari warga. Program yang semestinya menyasar masyarakat miskin ini justru disebut tidak tepat sasaran di sejumlah wilayah.

Warga Kecamatan Martapura, misalnya, menyampaikan kekecewaan atas pelaksanaan program bantuan tersebut. Banyak dari mereka yang secara ekonomi tergolong lemah justru tidak masuk dalam daftar penerima manfaat. Sebaliknya, warga yang dinilai cukup mampu malah mendapatkan bantuan.

“Ini sangat membingungkan. Banyak tetangga saya yang hidupnya serba kekurangan tidak dapat bantuan sama sekali, malah yang rumahnya bagus dan berpenghasilan tetap yang menerima,” ungkap salah seorang warga, Rabu (30/7/2025).

Menurutnya, program bantuan pangan dari pemerintah pusat sejatinya sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Namun, kesalahan dalam pendataan membuat tujuan program menjadi tidak tercapai.

“Programnya bagus, tapi pelaksanaannya di lapangan sering kali melenceng. Akibatnya, warga yang benar-benar membutuhkan merasa diabaikan,” ujarnya menambahkan.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh salah satu kepala desa di wilayah Martapura. Ia mengaku merasa terjepit karena banyak warganya yang membutuhkan justru tidak tercatat sebagai penerima bantuan.

“Warga saya yang benar-benar kesulitan hidup malah tidak terdata, sementara yang mapan justru menerima. Kami di desa jadi serba salah saat ditanya masyarakat,” ujarnya dengan nada prihatin.

Ia menegaskan bahwa pendataan penerima bantuan tidak dilakukan oleh pemerintah desa, melainkan berasal dari pusat. “Kami hanya menerima data yang sudah ditetapkan. Jadi saat warga bertanya, kami juga tidak bisa menjelaskan banyak,” imbuhnya.

Masalah serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Belitang Madang Raya (BMR). Camat BMR, Mukti, menyebut dirinya menerima banyak laporan dari kepala desa terkait ketidaktepatan sasaran bantuan beras tersebut.

“Memang betul, banyak laporan dari desa yang mengatakan bahwa warga miskin tidak kebagian, sedangkan yang mampu justru mendapat bantuan,” ujar Mukti.

Sementara itu, Kepala Bulog Subdrive OKU, Junirman, melalui stafnya Fery menjelaskan bahwa bantuan beras disalurkan kepada masyarakat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

“Penyaluran dilakukan selama dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025. Bantuan ditujukan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di seluruh kecamatan OKU Timur, dan disalurkan melalui desa serta panitia yang sudah ditunjuk,” jelas Fery.

Meski pendistribusian telah dilakukan sesuai prosedur pusat, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terjadi ketidaksesuaian antara data dan kondisi riil masyarakat. Harapannya, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan penerima manfaat dapat segera dilakukan demi keadilan sosial yang lebih merata. (*)

Artikel ini sudah tayang di idsumsel.com pada hari Rabu, 30 Juli 2025, Judul Artikel : Bantuan Beras di OKU Timur Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Gigit Jari,
Link Artikel : https://idsumsel.com/bantuan-beras-di-oku-timur-tak-tepat-sasaran-warga-miskin-gigit-jari/

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights