BeritaPedia.news , OKU Timur — Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, langkah unik dilakukan oleh jajaran Polsek Madang Suku I. Tak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, mereka kini juga ikut turun ke ladang, bahu-membahu bersama petani.
Sabtu pagi (31/5/2025), suasana Desa Lubuk Harjo, Kecamatan Belitang Madang Raya, tampak berbeda. Bhabinkamtibmas Aipda Heri Sumanto hadir langsung di tengah hamparan kebun jagung. Bukan dalam rangka patroli biasa, melainkan untuk mendengar langsung suara petani tentang kerja keras, tantangan, hingga harapan mereka terhadap masa depan pertanian.
“Para petani di sini luar biasa. Mereka tetap semangat meski menghadapi banyak kendala. Yang mereka inginkan hanya satu yaitu hasil kerja mereka dihargai secara pantas,” tutur Aipda Heri, yang tampak akrab bercengkerama di sela-sela deretan tanaman jagung.
Kehadiran polisi di ladang menjadi sinyal kuat ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Pendekatan humanis dan empatik ini membuka ruang dialog yang lebih luas antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolik. “Kami ingin hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat. Ketahanan pangan bukan hanya tugas petani. Kami siap mendampingi mereka, mendorong semangat gotong royong, dan memastikan program berjalan optimal,” jelasnya.
Inisiatif ini disambut positif oleh warga. Para petani merasa lebih diperhatikan dan termotivasi. Mereka menilai, kehadiran aparat di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk nyata kemitraan.
Dari pelosok ladang di OKU Timur, lahir sinergi antara petani dan aparat negara. Sebuah kolaborasi yang sederhana namun bermakna, menjadi pijakan penting bagi kemandirian pangan desa dan masa depan ketahanan pangan nasional. (Gie)















