Example 728x250
Bisnis

Harga Cabai Anjlok, Petani dan Pedagang Menjerit

874
×

Harga Cabai Anjlok, Petani dan Pedagang Menjerit

Share this article

BeritaPedia.news , OKU Timur — Harga cabai di pasaran terus merosot tajam dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat para petani dan pedagang di Kabupaten OKU Timur kelimpungan, karena pendapatan mereka ikut terjun bebas seiring dengan harga jual yang tidak stabil.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Desa Mendayun, Kecamatan Madang Suku I, Feri, mengaku resah dengan penurunan harga yang signifikan. Menurutnya, meski harga murah membuat konsumen membeli dalam jumlah besar, hal itu justru merugikan pedagang.

Waktu harga mahal, pembeli beli sedikit tapi sering. Sekarang, karena murah, mereka beli banyak untuk stok. Jadi jarang belanja lagi. Penjualan kami jadi menurun,” jelas Feri, Kamis (1/5/2025).

Ia memaparkan, harga cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp70.000–Rp80.000 per kilogram kini hanya Rp35.000. Begitu juga dengan cabai rawit yang turun drastis dari Rp65.000–Rp70.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Salah satu konsumen, Rosyana, mengakui bahwa penurunan harga membuatnya tergoda membeli dalam jumlah besar. “Saya beli cabai merah 2 kilo dan cabai rawit 1 kilo. Mumpung murah, sekalian buat stok di rumah,” ungkapnya.

Di sisi lain, para petani pun turut terdampak. Samsul, seorang petani cabai merah di Desa Mangulak, mengaku pasrah menghadapi harga yang jatuh bebas. Ia menilai biaya tanam dan perawatan yang tinggi tidak sebanding dengan harga jual saat ini.

Kami petani benar-benar terpukul. Modal tanam besar, tapi hasil tidak seberapa. Kami hanya bisa berharap ke depan ada perubahan yang lebih baik,” ujarnya dengan nada sedih.

Anjloknya harga cabai menjadi ironi di tengah kebutuhan pangan yang tetap tinggi. Para pelaku usaha pertanian pun berharap ada intervensi dari pemerintah agar harga kembali stabil dan usaha mereka bisa terus berjalan. (Gie)

Example 728x250
Example 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights