Example 728x250
Berita

Peringati Hari Guru Ngaji, TP PKK dan BKPRMI OKU Timur Salurkan Tali Kasih untuk 50 Ustadz-Ustadzah

119
×

Peringati Hari Guru Ngaji, TP PKK dan BKPRMI OKU Timur Salurkan Tali Kasih untuk 50 Ustadz-Ustadzah

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Sinergi antara Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU Timur dan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) OKU Timur kembali diwujudkan melalui aksi nyata dengan menyalurkan bantuan kepada para guru ngaji.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026 di Masjid Roudhotul Huda, Blok Banyumas 2, Desa Pelita Jaya, ini dihadiri puluhan ustadz dan ustadzah Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dari berbagai kecamatan.

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan sebagai bentuk tali kasih menjelang Hari Raya sekaligus penghargaan atas dedikasi para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam membina generasi muda agar mampu membaca dan memahami Al-Qur’an.

Para penerima bantuan berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten OKU Timur, yakni Belitang Madang Raya, Belitang, Madang Suku I, Madang Suku II, Madang Suku III, Belitang Jaya, dan Belitang III.

Ketua DPD BKPRMI OKU Timur, Imam Sopingi, S.H.I., mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian materi, melainkan bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji dalam membentuk karakter generasi muda.

“Ini bukan hanya sembako. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa peran ustadz dan ustadzah sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda Islam. Semoga menjadi amal kebaikan yang penuh keberkahan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, jajaran pengurus BKPRMI, serta para guru ngaji penerima manfaat. Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah daerah, perbankan, serta para donatur.

Perwakilan Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, H. Sigit Pramono, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

“Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia, sejalan dengan visi OKU Timur yaitu Maju Lebih Mulia,” ungkapnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara para guru ngaji, pengurus organisasi, serta para pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

Peringatan Hari Guru Ngaji sendiri diperingati setiap 16 Maret sebagai bentuk penghormatan kepada KH. As’ad Humam, tokoh pencetus metode Iqro, yang hingga kini menjadi metode utama dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi pemula di Indonesia.

Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan sebelumnya di Zona Buay Madang pada 14 Maret 2026, dan rencananya akan berlanjut ke wilayah Semendawai Suku III serta Martapura.

Secara keseluruhan, panitia berhasil menghimpun 149 paket bingkisan dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, forkopimda, organisasi masyarakat, perbankan, hingga para donatur.

Di balik paket sederhana tersebut tersimpan pesan besar: bahwa para guru ngaji tidak sendiri. Pengabdian mereka dihargai, dan dari tangan merekalah lahir generasi yang mencintai Al-Qur’an serta berakhlak mulia. Karena sejatinya, mereka bukan hanya mengajarkan membaca, tetapi juga sedang membentuk masa depan generasi bangsa. (*)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights