BeritaPedia.news, OKU Timur — Dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Polsek Madang Suku I, Aiptu Andres, melaksanakan sosialisasi pencegahan karhutla dan bahaya asap kepada warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Madang Suku I, pada Kamis (04/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko karhutla serta dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga. Dalam penyuluhannya, Aiptu Andres mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tetap waspada selama musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Api sekecil apa pun bisa meluas dengan cepat apabila tidak diawasi. Karhutla bukan hanya merugikan lingkungan, tetapi juga membahayakan kesehatan warga akibat asap yang ditimbulkan,” tegas Aiptu Andres.
Ia juga mengajak warga berperan aktif dalam pencegahan dengan segera melapor apabila menemukan titik api atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. “Keterlibatan masyarakat sangat penting. Laporkan segera jika melihat adanya aktivitas pembakaran atau kondisi mencurigakan di sekitar lahan,” tambahnya.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani SH MM CPM, memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh anggotanya tersebut. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat merupakan langkah strategis untuk menekan risiko karhutla di wilayahnya.
“Pencegahan adalah langkah paling efektif. Kami terus mengarahkan personel Bhabinkamtibmas untuk rutin memberikan imbauan kepada masyarakat di desa binaan masing-masing,” ujar Iptu Dodi.
Ia juga menegaskan komitmen Polsek Madang Suku I dalam mewujudkan wilayah yang aman dari ancaman karhutla. “Kami siap melakukan patroli, memberikan penyuluhan, dan berkoordinasi dengan perangkat desa demi mencegah kebakaran yang bisa berdampak luas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Harjomulyo diharapkan semakin memahami pentingnya mencegah karhutla serta lebih waspada terhadap potensi kebakaran, demi menjaga lingkungan dan kesehatan bersama. (Gie)














