BeritaPedia.news, OKU Timur — Kabupaten OKU Timur menjadi pusat perhatian dunia pendidikan pada Jumat (6/11/2026). Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI), Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., melakukan kunjungan kerja penting ke wilayah ini.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., bersama unsur Forkopimda. Acara dipusatkan di SMP Negeri I Belitang Madang Raya, Desa Karang Binangun II, Kecamatan Belitang Madang Raya.
Kehadiran Wamendikdasmen RI disambut antusias oleh sekitar 500 guru dan tamu undangan. Sebelum acara inti, rombongan meninjau langsung fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, ruang UKS, hingga toilet.
Dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan prasasti revitalisasi sekolah secara simbolis. Program ini mencakup bantuan pembangunan untuk tahun anggaran 2025 dan 2026 yang tersebar di berbagai titik di OKU Timur.
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa revitalisasi bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan semata.
“Revitalisasi bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, melainkan memastikan anak-anak bisa belajar dengan aman, nyaman, dan lebih bersemangat sehingga berdampak positif pada kualitas belajar,” ujar Bupati Lanosin.
Beliau juga berpesan kepada seluruh pihak agar merawat fasilitas yang telah diberikan pemerintah pusat.
“Agar apa yang telah diberikan oleh Pemerintah Pusat dapat kita jaga karena ini merupakan aset untuk anak-anak kita khususnya di Kab. OKU Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Wamendikdasmen RI Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., memaparkan data menarik terkait alokasi bantuan di daerah ini. OKU Timur tercatat sebagai kabupaten penerima bantuan revitalisasi terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan.
“Di Kab. OKU Timur terdapat 145 sekolah penerima bantuan revitalisasi dan merupakan terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.
Meski demikian, beliau mengingatkan bahwa masih banyak sekolah lain yang antri menunggu giliran. Oleh karena itu, perawatan fasilitas menjadi tanggung jawab bersama.
“Masih banyak sekolah yang antri panjang untuk mendapatkan revitalisasi ini. Saya minta agar dapat menjaga dan merawat bangunan-bangunan yang telah direhab, lebih susah merawatnya daripada membangunnya,” tegas Wamendikdasmen.
Beliau juga memberikan solusi terkait pemeliharaan jangka pendek agar aset tetap terjaga dengan baik.
“Jika ada yang rusak bisa ditangani dahulu dengan Dana BOS. Jangan sampai bangunan sudah direhab umur 2 sampai 3 tahun bangunan tidak terawat. Kita harus menjaga bangunan yang sudah dibangun agar nilai kemanfaatannya besar, serta tanggung jawab perawatan bangunan fisik ada di bapak-ibu sekalian,” imbuhnya.
Acara dilanjutkan dengan sarasehan dan sesi tanya jawab bersama para guru yang dimoderatori oleh Kepala BGTK. Seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan interaktif.
Pengamanan kunjungan kerja ini berjalan sangat ketat namun humanis. Personil gabungan dari Polres OKU Timur dan Polsek Jajaran Rayon III dikerahkan berdasarkan Surat Perintah Kapolres OKU Timur.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Padal IPTU A. Sugeng Bintoro, didukung oleh Sat Lantas, Sat Intelkam, Polsek Madang Suku I, Polsek Madang Suku II, serta dibantu Satpol PP dan Dishub.
Sekira pukul 09.30 WIB, rangkaian kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif. Usai acara, Wamendikdasmen RI beserta rombongan melanjutkan perjalanan kembali menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. (Gie)













