Berita

Kapolsek BP Peliung Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1, Tekankan Disiplin dan Bahaya Bullying

30
×

Kapolsek BP Peliung Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1, Tekankan Disiplin dan Bahaya Bullying

Share this article

OKU TIMUR, BeritaPedia.news – Upaya membentuk karakter pelajar yang disiplin, beretika, dan taat aturan terus dilakukan jajaran Polri melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK). Kali ini, Kapolsek Buay Pemuka Peliung, Ipda Bastian Marratin, S.H., hadir sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Buay Pemuka Peliung, Desa Bantan, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diikuti Kepala SMA Negeri 1 Buay Pemuka Peliung, Husaini, S.Pd., para dewan guru, personel Polsek BP Peliung, serta para siswa dan siswi.

Melalui amanatnya, Ipda Bastian Marratin menyampaikan pentingnya menanamkan rasa syukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa, termasuk terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas dengan aman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan.

Dalam arahannya, Kapolsek menekankan agar para pelajar senantiasa meningkatkan kedisiplinan, mematuhi tata tertib sekolah, serta menghormati guru dan orang tua. Menurutnya, pembentukan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Para siswa harus meningkatkan disiplin, menaati peraturan sekolah, serta menghormati guru dan orang tua. Manfaatkan waktu untuk belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang lebih baik,” demikian pesan yang disampaikan Ipda Bastian Marratin.

Selain menyoroti kedisiplinan, Ipda Bastian Marratin mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi balap liar. Kegiatan tersebut berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang dapat mengakibatkan luka berat, bahkan kehilangan nyawa, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Ia mengajak siswa untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, menjaga keselamatan diri, dan tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang mengarah pada pelanggaran hukum.

“Jangan sampai masa depan kalian rusak karena terlibat balap liar. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi perhatian. Fokuslah belajar dan kembangkan kemampuan untuk meraih cita-cita,” imbuhnya.

Cegah Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek BP Peliung turut mengingatkan bahaya perundungan atau bullying, penganiayaan, dan pengeroyokan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Para siswa diminta menjaga kerukunan antarteman, menghargai perbedaan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.

“Jaga kerukunan dengan sesama teman. Jangan melakukan bullying, penganiayaan, ataupun pengeroyokan karena tindakan tersebut dapat merugikan orang lain dan membawa konsekuensi serius bagi pelakunya,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak para pelajar menggunakan media sosial secara cerdas dan bijaksana. Kebebasan berekspresi, menurut pesan yang disampaikan, perlu diiringi tanggung jawab untuk menaati aturan serta menghindari penyebaran provokasi, ajakan anarkis, dan konten yang dapat memicu permusuhan.

Ia menegaskan bahwa pelajar memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan mengembangkan kreativitas, tetapi tetap harus memperhatikan etika serta tanggung jawab dalam setiap tindakan, termasuk ketika beraktivitas di ruang digital.

Polri Dorong Generasi Muda Berkarakter

Program Polisi Peduli Pendidikan menjadi salah satu upaya untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan edukasi mengenai kedisiplinan, keselamatan, dan pencegahan perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berpengetahuan, memiliki keterampilan, serta berakhlak baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolsek BP Peliung juga berharap tidak ada lagi pelajar yang menjadi korban maupun pelaku kejahatan, perundungan, penganiayaan, ataupun pengeroyokan. Para siswa diingatkan untuk selalu menjaga sikap dan etika kepada orang tua, guru, serta orang-orang yang lebih tua.

Dengan adanya edukasi langsung di lingkungan sekolah, diharapkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya disiplin, toleransi, dan kepatuhan terhadap hukum semakin meningkat. Sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan orang tua pun diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights