OKU TIMUR, BeritaPedia.news – Mengantisipasi potensi banjir akibat intensitas curah hujan yang tinggi, personel Polsek Buay Pemuka (BP) Peliung, Polres OKU Timur, melakukan monitoring debit air di sejumlah titik rawan banjir, khususnya kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung, yakni Aiptu Ibnu, Bripka Hendrawan, dan Brigpol Harry Triatmanto SH.
Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan ketinggian air sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan sungai yang dapat berdampak terhadap masyarakat di sekitar aliran sungai.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banuayu, serta area di bawah jembatan Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung.
Petugas juga memantau kondisi permukiman warga di bantaran Sungai Komering, khususnya di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan BP Peliung.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, debit air Sungai Komering terpantau masih dalam kondisi normal dan cenderung surut. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca dan peningkatan debit air.
Kapolsek BP Peliung, Ipda Bastian Marratin SH, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi banjir, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Komering, agar tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan debit air. Apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan, masyarakat diharapkan segera mengambil langkah antisipasi dan melaporkannya kepada petugas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, serta selalu memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.
“Monitoring ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tetapi tidak lengah, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun aparat setempat apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek BP Peliung berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukumnya.
Polsek BP Peliung juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila terjadi perubahan debit air yang dapat mengancam permukiman warga. (Gie)













