BeritaPedia.news, OKU Timur – Jajaran Polsek Belitang II terus menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan dengan melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota Polsek Belitang II Briptu Angga di lahan pertanian milik warga di Desa Sri Budaya, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Senin (21/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Briptu Angga melakukan pengecekan terhadap tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare.
Lahan tersebut merupakan milik Ibu Rasmianti, 53 tahun, warga Desa Sri Budaya, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur.
Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Briptu Angga mengatakan, kegiatan pemantauan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap pengembangan pertanian masyarakat.
“Kami melakukan pemantauan terhadap tanaman jagung ini sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan. Kami berharap tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi pemilik lahan,” ujar Briptu Angga.
Menurutnya, keterlibatan anggota kepolisian di lapangan juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan yang dimiliki dengan kegiatan pertanian. Selain mendukung ketahanan pangan, sektor pertanian juga dapat membantu perekonomian keluarga,” katanya.
Kegiatan pemantauan tanaman jagung tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Belitang II dalam membangun sinergi dengan masyarakat, khususnya para petani, guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Dengan adanya pendampingan dan pemantauan secara rutin, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat serta memberikan manfaat bagi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Wie)














