Example 728x250
Berita

Tugas Nurul H.

11
×

Tugas Nurul H.

Share this article

Nama : Nurul Hidayati
Nim : PO7124226236
Prodi : RPL DIV Kebidanan Poltekes Kemenkes Palembang
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila
Dosen Pengampu : Wendy Anugrah Octavian, SPd, M.Pd


Berikut implementasi Pancasila ditempat tinggal sebagai Bidan Praktek Mandiri (BPM) dan kehidupan sehari hari :


1.Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa


Prinsip utama: Mengintegrasikan nilai spiritualitas, moral, dan rasa hormat terhadap keyakinan.

  • Menghormati Nilai Keagamaan Pasien: Memfasilitasi permintaan keluarga pasien yang berkaitan dengan syariat atau tradisi agama, selama tidak membahayakan medis (misal: mengumandangkan azan pada bayi baru lahir, membaca doa bersama sebelum persalinan, atau memosisikan pasien sesuai kenyamanan spiritualnya).
  • Etika Kerja Berbasis Moral: Bekerja dengan jujur, tidak melakukan tindakan malpraktik, dan menganggap profesi kebidanan sebagai bentuk ibadah untuk kemanusiaan.
  • Kehidupan Sehari-hari : Saling menghargai waktu ibadah tetangga di sekitar rumah, tidak membuat kebisingan saat ada acara keagamaan warga lain, dan menjaga kerukunan antarumat beragama.


2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Prinsip utama: Empati, penegakan hak asasi manusia, dan pelayanan yang bermartabat.

  • Pelayanan Tanpa Diskriminasi : Melayani ibu hamil, bersalin, dan nifas dari latar belakang ekonomi mana pun dengan keramahan dan standar kualitas yang sama.
  • Penanganan Kedaruratan & Kemanusiaan : Memberikan pertolongan pertama pada kasus gawat darurat maternitas tanpa mendahulukan urusan administrasi atau biaya di awal.
  • Menjaga Kerahasiaan & Privasi Pasien: Menjaga medical record serta privasi fisik dan medis pasien sebagai bentuk penghormatan terhadap martabat manusia.
  • Kehidupan Sehari-hari : Menolong tetangga yang membutuhkan bantuan, bersikap santun kepada senior maupun junior di lingkungan rumah, dan menolak segala bentuk perundungan (bullying) atau gosip di masyarakat.

3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

  • Prinsip utama: Menjaga keharmonisan, mengikis sekat kesukuan, dan berkontribusi untuk kesehatan nasional.
  • Mengatasi Hambatan Bahasa dan Budaya: Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan mudah dipahami, atau menyesuaikan pendekatan komunikasi secara bijak jika menghadapi pasien dari suku/daerah tertentu tanpa memandang rendah adat lokal.
  • Mitra Program Kesehatan Nasional: Aktif mendukung program pemerintah (seperti imunisasi nasional, penanganan stunting, dan penurunan Angka Kematian Ibu/AKI) demi kemajuan kesehatan masyarakat secara merata.
  • Kehidupan Sehari-hari : Aktif mengikuti kegiatan gotong royong, kerja bakti lingkungan RT/RW, serta menjaga silaturahmi tanpa membeda-bedakan asal-usul suku atau daerah tetangga.

4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  • Prinsip utama: Musyawarah, keterbukaan informasi, dan penghormatan terhadap keputusan bersama.
  • Penerapan Informed Consent yang Transparan: Memberikan edukasi dan penjelasan medis yang jujur mengenai kondisi pasien, opsi perawatan, serta rujukan. Keputusan tindakan diambil berdasarkan kesepakatan bersama (informed decision) antara bidan, pasien, dan suami/keluarga.
  • Mendengarkan Keluhan Pasien: Tidak otoriter dalam memberikan arahan medis, melainkan membuka ruang diskusi untuk mendengarkan kecemasan dan aspirasi ibu hamil/keluarga.
  • Kehidupan Sehari-hari : Mengikuti rapat warga RT/RW missal dalam 17 agustusan untuk mengemukakan pendapat secara santun, menghargai perdebatan, dan menerima hasil keputusan musyawarah lingkungan dengan lapang dada.

5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Prinsip utama: Keseimbangan antara hak dan kewajiban, transparansi, serta pengabdian masyarakat.
  • Tarif Layanan yang Rasional & Transparan: Menetapkan biaya pelayanan medis yang wajar dan sesuai regulasi daerah, serta memberikan keringanan atau solusi rujukan bagi pasien yang mengalami kesulitan finansial.
  • Edukasi & Pengabdian Masyarakat: Mengadakan program penyuluhan di kelas ibu hamil, atau Posyandu secara berkala di wilayah tempat tinggal sebagai bentuk kepedulian terhadap keadilan akses informasi kesehatan.
  • Kehidupan Sehari-hari : Menjaga ketertiban fasilitas umum (tidak memarkir kendaraan pasien sembarangan hingga mengganggu jalan warga), serta bersikap adil dan proporsional dalam membagi waktu antara pekerjaan profesional, keluarga, dan kemasyarakatan.
Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights