Example 728x250
Berita

Polsek Madang Suku I Gerak Cepat Cek Hotspot, Titik Api Terdeteksi di Luar Wilayah OKU Timur

20
×

Polsek Madang Suku I Gerak Cepat Cek Hotspot, Titik Api Terdeteksi di Luar Wilayah OKU Timur

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur setelah menerima notifikasi titik panas (hotspot) melalui aplikasi Stop Karhutla Polda Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2026).

Petugas langsung melakukan ground check untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan pengecekan berlangsung sekitar pukul 09.50 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Madang Suku I, yakni Aiptu Andres dan Aipda Bobi, turun langsung bersama perangkat desa serta masyarakat yang peduli terhadap pencegahan karhutla.

Notifikasi titik panas tersebut berasal dari pantauan BRIN melalui satelit NOAA-20. Berdasarkan laporan, titik terdeteksi pada pukul 01.31.29 WIB dengan tingkat kepercayaan (confidence) 8 atau kategori medium, serta radius deteksi sekitar 1.125 meter.

Petugas kemudian melakukan penelusuran menggunakan koordinat dan panduan Google Maps guna memastikan posisi sebenarnya dari titik panas yang terpantau.

Hasilnya cukup mengejutkan. Titik yang semula terpantau dalam pemantauan wilayah Polsek Madang Suku I ternyata berada di sekitar Desa Karya Mukti, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten OKU, dan masuk dalam wilayah hukum Polres Baturaja, bukan wilayah hukum Polres OKU Timur.

Meski demikian, petugas Polsek Madang Suku I bersama masyarakat tetap mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, api diketahui sudah dalam keadaan padam. Berdasarkan hasil pengecekan, lahan yang sebelumnya terindikasi terbakar merupakan lahan gambut dengan luas sekitar satu hektare.

Sementara itu, pemilik lahan belum diketahui dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., melalui jajaran Polsek Madang Suku I menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap informasi titik panas yang terdeteksi.

“Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah potensi karhutla meluas,” demikian penekanan Kapolres sebagaimana tercermin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kapolres juga mengarahkan jajarannya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi bersama masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla, terutama terhadap setiap indikasi titik panas yang muncul melalui sistem pemantauan.

Sementara itu, Kapolsek Madang Suku I IPTU Dodi Mardani, S.H., M.M., C.P.M., melalui personelnya memastikan kegiatan ground check telah dilaksanakan dan hasil pemantauan telah diperbarui dalam aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel.

“Hasil pengecekan menunjukkan titik hotspot berada di luar wilayah hukum Polres OKU Timur. Saat petugas bersama masyarakat tiba di lokasi, api sudah dalam keadaan padam,” demikian keterangan dalam laporan kegiatan Polsek Madang Suku I.

Pelaksanaan ground check tersebut kemudian dinyatakan selesai dan berhasil dilaporkan melalui sistem aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel, termasuk pada menu mitigasi.

Kasi Humas Polres OKU Timur AKP Supardi, S.H., turut menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan dan pengecekan titik panas menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendeteksi secara dini potensi karhutla.

Dengan adanya respons cepat tersebut, keberadaan titik panas dapat segera diverifikasi di lapangan. Hingga kegiatan selesai, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa notifikasi hotspot tidak hanya menjadi data pemantauan, tetapi segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung untuk memastikan kondisi faktual di lapangan. (Red)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights