Berita

Shalat Istisqa Digelar di OKU Timur, Ajak Warga Perkuat Doa dan Jaga Kesehatan

156
×

Shalat Istisqa Digelar di OKU Timur, Ajak Warga Perkuat Doa dan Jaga Kesehatan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU TIMUR — Kondisi cuaca kering dan belum turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir mendorong Pemerintah Kabupaten OKU Timur memperkuat ikhtiar bersama melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.

Shalat Istisqa digelar di halaman Perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Timur, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin KH. Khalid Mawardi sebagai imam, sementara KH. Fuad Masykuri bertindak sebagai khatib.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan dan kondisi kekeringan dapat segera berakhir.

Selain mengajak umat Islam melaksanakan Shalat Istisqa, Bupati juga meminta para tokoh agama dan tokoh masyarakat mengajak warga berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

“Mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Semoga ikhtiar dan doa kita bersama dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar Lanosin.

Di tengah kondisi cuaca yang kering, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan ikhtiar melalui doa, tetapi turut meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan dan kondisi lingkungan.

Menurutnya, masyarakat perlu memperhatikan kualitas udara akibat kabut asap dan partikel debu vulkanik yang mulai dirasakan di wilayah OKU Timur.

“Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, dan terus berdoa agar kondisi ini segera berlalu, hujan segera turun, serta masyarakat Kabupaten OKU Timur senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan,” katanya.

Bupati mengimbau masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah.

Sementara bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diminta menggunakan masker. Jika tersedia, masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker dengan perlindungan lebih baik seperti N95.

Perhatian juga diberikan kepada anak-anak, khususnya para pelajar. Apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk dan tidak memungkinkan dilaksanakannya pembelajaran secara tatap muka, pembelajaran dari rumah atau secara daring dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak.

Bupati menegaskan, kondisi yang terjadi saat ini perlu dihadapi dengan ikhtiar yang berjalan beriringan, yakni memperkuat doa sekaligus meningkatkan kehati-hatian dalam menjaga kesehatan.

Shalat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan bersama, sementara imbauan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca dan kualitas udara yang kurang baik.

“Semoga ikhtiar dan doa kita bersama dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights