Example 728x250
Berita

Polsek Martapura Tindaklanjuti Deteksi Hotspot, Ground Check Terkendala Batas Wilayah

26
×

Polsek Martapura Tindaklanjuti Deteksi Hotspot, Ground Check Terkendala Batas Wilayah

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur – Jajaran Polsek Martapura, Polres OKU Timur, langsung menindaklanjuti notifikasi deteksi titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi Stop Karhutla Polda Sumatera Selatan dan data BRIN.

Kegiatan ground check tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah hukum Polsek Martapura.

Berdasarkan notifikasi, titik panas terdeteksi menggunakan satelit NOAA20 dengan tingkat confidence 8 atau kategori sedang (medium). Deteksi tercatat pada pukul 00.42.58 WIB dengan radius 1.125 meter.

Titik koordinat yang terpantau berada di Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Namun, saat personel melakukan pengecekan menuju lokasi menggunakan Google Maps, perjalanan tidak dapat dilanjutkan karena akses menuju titik tersebut melewati batas wilayah dan masuk ke wilayah Campang, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan.

Kapolsek Martapura, Kompol Herianto, S.H., melalui keterangan yang disampaikan dalam laporan kepada Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menjelaskan bahwa personel telah melakukan upaya pengecekan terhadap titik panas yang terdeteksi.

“Personel telah menindaklanjuti notifikasi titik panas dengan melakukan pengecekan lapangan. Namun, akses menuju titik koordinat terhenti karena jalur tersebut memasuki wilayah Kabupaten OKU Selatan,” ujar Kompol Herianto.

Dalam kegiatan tersebut, tiga personel dilibatkan, yakni Ps. Kspk 1 Polsek Martapura Aipda Dendi, Banit Samapta Polsek Martapura Aipda Adi, serta personel Unit IK Polsek Martapura Brigpol Angga.

Dari hasil pengecekan, jenis lahan maupun luas lahan yang diduga terbakar belum dapat diketahui. Personel tidak dapat mencapai titik koordinat karena terkendala batas wilayah tersebut.

“Pemantauan dan mitigasi tetap dilakukan sebagai bentuk respons terhadap setiap informasi titik panas. Kami juga memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan ground check berakhir sekitar pukul 11.20 WIB. Data pada aplikasi terkait titik panas telah diverifikasi dan kegiatan mitigasi melalui aplikasi Stop Karhutla juga telah dilaksanakan sebagai bagian dari langkah penanganan dan pemantauan potensi karhutla.

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights