BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Jajaran Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung) Polres OKU Timur terus menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman jagung.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, personel Polsek BP Peliung, Brigpol Willy, melaksanakan pengecekan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berada di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.
Lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya jagung tersebut memiliki luas sekitar satu hektare. Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik sekaligus mengetahui kondisi terkini tanaman di lahan yang dikelola bersama kelompok tani binaan Polsek BP Peliung.
Kapolsek BP Peliung Ipda Bastian Marratin, S.H., melalui Brigpol Willy mengatakan, pemantauan tanaman dilakukan secara rutin sebagai bentuk pendampingan terhadap masyarakat dalam mengoptimalkan lahan kosong menjadi lahan produktif.
“Kami melakukan pengecekan secara rutin untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman jagung. Dengan pemantauan ini, apabila ada kendala dalam proses pertumbuhan tanaman, dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih awal,” ujar Brigpol Willy.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong untuk menanam jagung tidak hanya mendukung program ketahanan pangan pemerintah, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
“Kami terus mengajak masyarakat agar lahan kosong yang masih tersedia dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, salah satunya dengan menanam jagung. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, hasil pertanian juga berpotensi menambah pendapatan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan personel Polsek BP Peliung kepada masyarakat dan kelompok tani binaan agar turut berperan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Polsek BP Peliung berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan ketahanan pangan, sehingga pemanfaatan lahan kosong dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal demi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Brigpol Willy.














