BeritaPedia.news, OKU Timur — Jembatan gantung yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat untuk meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat resmi diresmikan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipusatkan di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan peresmian sumur bor yang dibangun di berbagai wilayah Indonesia.
Di Desa Mengulak, peresmian tersebut dihadiri Kasdim 0403/OKU Mayor Inf. Sariyo, Danramil 403-05/BMD Kapten Inf. Antoni Ruskai, Pasiter Kodim 0403/OKU Kapten Inf. Mario, serta Kapolsek Madang Suku I yang diwakili Kanit Samapta Iptu Sugeng Bintoro.
Turut hadir Camat Madang Suku I Jupriansyah, SE, Kepala Desa Mengulak Anhari, sekitar 10 personel Babinsa Ramil 403-05/BMD, sekitar 50 warga Desa Mengulak, serta sekitar 20 siswa SDN 01 Mengulak.
Dalam sambutannya secara daring, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang turut mendukung pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.
“Selaku Presiden Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri atas kerja samanya dalam membangun jembatan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah meresmikan ribuan jembatan dan sumur bor yang dibangun untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
“Pada hari ini, kami meresmikan jembatan sebanyak 3.395 buah dan 3.000 sumur bor di seluruh Indonesia, dengan harapan bisa membantu mensejahterakan masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.
Presiden Prabowo turut memberikan penghargaan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Kapolri atas kerja keras serta dukungan TNI dan Polri dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya pembangunan jembatan dan sumur bor.
Berdasarkan data kegiatan, dari total 3.395 jembatan yang menjadi bagian program tersebut, sekitar 2.500 jembatan telah selesai dibangun. Sementara itu, pembangunan sumur bor mencapai sekitar 3.000 unit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Di Desa Mengulak sendiri, jembatan gantung tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi akses penghubung antara Dusun Karang Panjang, Desa Mengulak, dengan wilayah Desa Mengulak.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan, ekonomi, maupun kegiatan sosial masyarakat.
Masyarakat Desa Mengulak pun menyambut baik pembangunan tersebut. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah mendukung pembangunan jembatan gantung tersebut sehingga kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pembangunan infrastruktur yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung antarkawasan.














