BeritaPedia.news, OKU Timur – Personel Polsek Madang Suku I Polres OKU Timur terus melakukan pemantauan terhadap kondisi debit air Sungai Komering sebagai langkah antisipasi potensi banjir di wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai. Monitoring dilakukan pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan pinggir Jalan Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aipda Saleh bersama Bripka Robbuna dengan memeriksa secara langsung kondisi debit air Sungai Komering serta situasi di sejumlah titik yang berpotensi terdampak apabila terjadi peningkatan volume air.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa debit air Sungai Komering masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya. Akses penyeberangan di Desa Rasuan masih dapat digunakan sebagaimana mestinya, sementara permukiman warga maupun lahan pertanian di sekitar bantaran sungai tetap berada dalam kondisi aman dan belum terdampak banjir.
Adapun desa-desa yang berada di kawasan pesisir Sungai Komering dalam wilayah hukum Polsek Madang Suku I meliputi Desa Rasuan, Desa Tridadi, Desa Gunung Terang, Desa Mendayun, Desa Agung Jati, Desa Karta Mulya, dan Desa Mengulak. Hingga saat ini, seluruh wilayah tersebut terpantau aman dari ancaman banjir.
Kapolsek Madang Suku I Iptu Dodi Mardani, S.H., M.M., C.PM mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir akibat meluapnya Sungai Komering.
“Pemantauan debit air Sungai Komering kami lakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil monitoring hari ini, debit air masih stabil, akses penyeberangan tetap dapat digunakan, dan belum ada wilayah permukiman maupun lahan pertanian yang terdampak banjir,” ujar Iptu Dodi Mardani.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Komering, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kondisi debit air.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, terutama apabila curah hujan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Jika terjadi perubahan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana, segera laporkan kepada aparat pemerintah desa atau pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Berdasarkan hasil monitoring, kenaikan debit air Sungai Komering belum terjadi karena kondisi curah hujan masih relatif normal. Dengan demikian, lahan perkebunan, persawahan, maupun permukiman warga di wilayah pesisir sungai masih dalam keadaan aman dan aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa. (Gie)














