BeritaPedia.news, OKU TIMUR – Personel Polsek Buay Pemuka Peliung (BP Peliung), Polres OKU Timur, melakukan monitoring debit air di sejumlah titik rawan banjir yang berada di bantaran Sungai Komering, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Monitoring dimulai sekitar pukul 09.40 WIB oleh personel piket fungsi Polsek BP Peliung yang terdiri dari AIPTU Rusmiyadi, AIPDA Dedy Darmanto, dan Brigpol Ferdi Andrianus.
Pengecekan dilakukan di sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak luapan air, di antaranya sepanjang aliran sungai irigasi di wilayah hukum Polsek BP Peliung, Jembatan Sungai Tuha di Desa Banu Ayu, bawah Jembatan Desa Bantan Pelita, serta kawasan permukiman warga di bantaran Sungai Komering yang berada di Desa Pulau Negara dan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, debit air Sungai Komering terpantau mulai berangsur normal. Kondisi tersebut masih berada dalam kategori aman dan belum mengancam permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai, meskipun curah hujan masih kerap terjadi pada sore hingga malam hari.
Kapolsek BP Peliung, IPTU Bastian Marratin, S.H., mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi potensi bencana banjir serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Monitoring ini merupakan langkah preventif untuk mengetahui perkembangan kondisi debit air Sungai Komering, terutama setelah curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Alhamdulillah, hasil pemantauan menunjukkan debit air mulai normal dan hingga saat ini kondisi masih aman bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai,” ujar IPTU Bastian Marratin.
Ia menambahkan, meskipun kondisi saat ini relatif aman, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Sementara itu, personel yang melakukan monitoring juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat untuk memantau perkembangan kondisi sungai serta menyampaikan informasi secara cepat apabila terjadi peningkatan debit air.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala di titik-titik yang rawan banjir. Apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat, langkah penanganan dan koordinasi dengan instansi terkait akan segera dilakukan,” ungkap salah satu personel monitoring.
Polsek BP Peliung mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Komering agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, tidak mengabaikan informasi dari petugas, serta segera melaporkan apabila terjadi kenaikan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir.














