Example 728x250
Berita

Tragedi Di OKU Timur: Kebakaran Hebat di Rasuan, Desa Diselimuti Duka

4303
×

Tragedi Di OKU Timur: Kebakaran Hebat di Rasuan, Desa Diselimuti Duka

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Rasuan, Dusun 9 (Kepuh), Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Sebuah rumah milik Sudirman bin Roji (60), seorang petani, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (30/9/2025) malam. Tragisnya, dalam musibah tersebut empat anak ditemukan meninggal dunia karena terjebak api.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat sudah membesar di bagian tengah rumah, sehingga sulit dipadamkan meski warga berusaha menolong.

“Awalnya saya melihat api sudah membesar dari dalam rumah Pak Sudirman. Saya langsung teriak minta tolong warga, tapi karena apinya cepat membesar, rumah tidak bisa diselamatkan,” ungkap Rizal (41), Kepala Dusun 9 yang menjadi saksi mata kejadian.

Adapun identitas keempat korban meninggal dunia, semuanya masih berstatus pelajar, yakni:

YG bin Pendi (10), pelajar kelas 4 SD.

AF bin Pendi (14), pelajar kelas 8 SMP.

AL bin Awaludin (13), pelajar kelas 7 SMP.

MRS bin Supriyanto (13), pelajar kelas 7 SMP.

Saat kejadian, pemilik rumah, Sudirman, dan anaknya Pendi yang menempati rumah tersebut, sedang tidak berada di tempat. Rumah hanya dihuni oleh keempat anak malang itu yang akhirnya tidak sempat menyelamatkan diri.

Saksi lainnya, Edi Tasripan (55), Ketua RT setempat, mengaku kaget sekaligus terpukul atas musibah ini. “Kami semua sudah berusaha membantu, bahkan Damkar dari Pos Belitang dan Pos Betung datang ke lokasi. Tapi karena api sudah terlalu besar, nyawa anak-anak tidak bisa diselamatkan,” ucapnya lirih.

Kapolsek Madang Suku I beserta jajaran langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, serta mengevakuasi korban. Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Kapolsek Madang Suku I Iptu Dodi Mardani, SH., MM., C.PM., menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini. “Kami turut berbelasungkawa atas musibah kebakaran yang menelan korban jiwa. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman,” tegasnya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta. Seluruh bangunan rumah beserta barang-barang di dalamnya hangus tak tersisa.

Kini suasana duka masih terasa di Desa Rasuan. Warga berbondong-bondong melayat dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang ditinggalkan. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights