Example 728x250
Berita

BPS OKU Timur Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Enos Jadi Responden Pertama

122
×

BPS OKU Timur Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Enos Jadi Responden Pertama

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Timur resmi memulai pelaksanaan Pendataan Perdana Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah awal pengumpulan informasi kondisi sosial ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung di Puri Sebiduk Sehaluan Martapura, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. menjadi responden pertama dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang menandai dimulainya proses pendataan lapangan.

Pendataan selanjutnya akan dilakukan oleh petugas BPS secara langsung dari rumah ke rumah maupun kepada pelaku usaha hingga 31 Agustus 2026.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menyampaikan bahwa keberadaan data yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, harus berlandaskan informasi yang benar dan terpercaya.

“Pembangunan yang baik membutuhkan data yang kuat. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati Enos juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten OKU Timur untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas pendataan.

“Hari ini saya sudah didata sebagai responden pertama. Saya berharap seluruh masyarakat OKU Timur ikut berpartisipasi, menerima petugas sensus dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya, karena data tersebut akan menjadi dasar bagi pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten OKU Timur, Zaenal Abidin, S.S.T., M.Si., menjelaskan bahwa pendataan perdana ini menjadi awal dari kegiatan besar Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

“Pendataan dimulai dari Bupati OKU Timur sebagai responden pertama. Selanjutnya petugas kami akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” jelas Zaenal.

Ia menerangkan, proses pendataan dilakukan dengan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) menggunakan aplikasi FASIH milik BPS. Melalui metode tersebut, petugas akan melakukan wawancara langsung guna memperoleh informasi terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Menurut Zaenal, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi salah satu bahan penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah, perencanaan pembangunan daerah, serta strategi penguatan ekonomi di Kabupaten OKU Timur.

“Kualitas data sangat menentukan kualitas kebijakan. Semakin akurat data yang diperoleh, maka semakin tepat pula program yang dirancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

BPS OKU Timur berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh selama proses pendataan berlangsung. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar data yang terkumpul benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara nyata.

Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya kegiatan pencatatan, tetapi merupakan langkah bersama dalam membangun fondasi perencanaan yang lebih baik.

Dengan data yang valid dan lengkap, pemerintah dapat menghadirkan program pembangunan yang lebih efektif serta mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat OKU Timur secara berkelanjutan. (Red)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights