Example 728x250
Breaking News

Breaking News: Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Ini Profil Dadan Hindayana Yang Dicopot

487
×

Breaking News: Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Ini Profil Dadan Hindayana Yang Dicopot

Share this article

BeritaPedia.news, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Dalam keputusan tersebut, Presiden mencopot Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, beserta dua wakil kepala BGN, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan kepada awak media.

Sebagai pengganti Dadan Hindayana, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

“Mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” kata Prasetyo Hadi di Kantor Presiden.

Dadan Hindayana, Akademisi yang Memimpin BGN Sejak Awal Berdiri

Dadan Hindayana merupakan sosok pertama yang memimpin Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Ia dilantik sebagai Kepala BGN pada 19 Agustus 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94P Tahun 2024 di Istana Negara, Jakarta. Saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dimulai pada Oktober 2024, Dadan kembali dipercaya dan dilantik untuk melanjutkan kepemimpinannya di lembaga tersebut.

Selama menjabat, Dadan didampingi oleh tiga wakil kepala, yakni Sony Sonjaya, Nanik S. Deyang, dan Lodewyk Pusung.

Sebelum memasuki dunia birokrasi pemerintahan, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar serangga dari IPB University. Karier akademiknya banyak diwarnai penelitian di bidang entomologi atau ilmu yang mempelajari serangga.

Jejak Pendidikan dan Karier Akademik

Dadan menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hama dan Penyakit Tumbuhan pada 1990. Ia kemudian melanjutkan studi magister di University of Bonn dan lulus pada 1997.

Pendidikan doktoralnya ditempuh di Leibniz Universität Hannover, Jerman, hingga meraih gelar doktor pada tahun 2000. Setelah menyelesaikan studi, ia kembali ke Indonesia dan mengembangkan karier sebagai akademisi serta peneliti.

Seluruh jenjang pendidikan yang ditempuh Dadan berfokus pada kajian serangga. Gelar doktor yang diperolehnya merupakan doktor di bidang entomologi, cabang ilmu biologi yang mempelajari struktur tubuh, perilaku, siklus hidup, ekologi, serta peran serangga dalam lingkungan dan hubungannya dengan manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Babak Baru Kepemimpinan BGN

Pergantian pimpinan ini menandai babak baru bagi Badan Gizi Nasional yang menjadi salah satu lembaga strategis dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Di bawah kepemimpinan Nanik S. Deyang, publik menantikan langkah-langkah lanjutan BGN dalam menjalankan berbagai program nasional di bidang gizi dan ketahanan pangan.

Pemerintah belum merinci alasan di balik pergantian pimpinan tersebut. Namun, keputusan Presiden menunjukkan adanya upaya penyegaran organisasi untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas nasional di sektor gizi dan kesehatan masyarakat. (*Red)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights