Example 728x250
Berita

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek BP Peliung Gelar Panen Raya Jagung di Lahan Binaan Desa Saung Dadi

21
×

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek BP Peliung Gelar Panen Raya Jagung di Lahan Binaan Desa Saung Dadi

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung Polres OKU Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen raya jagung Kuartal I di atas lahan binaan seluas lebih dari 2 hektar milik Saudara Muji, yang berlokasi di Desa Saung Dadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, pada Selasa (26/5/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek BP Peliung IPDA Bastian Marratin, S.H., jajaran personel Polsek BP Peliung termasuk Kanit Binmas AIPDA Paryadin, S.I.Kom., serta Bhabinkamtibmas. Turut hadir pula staf Kecamatan BP Peliung, perangkat desa, kelompok tani setempat, serta Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan, Aidin Eka Putra, S.TP., M.EP., A., Lc., bersama penyuluh pertanian Boby Irfan Efendi, A.Md.

Kapolsek BP Peliung, IPDA Bastian Marratin, S.H., menyatakan bahwa program pemanfaatan lahan binaan ini merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam menjaga kestabilan pangan di tingkat daerah.

“Panen jagung Kuartal I ini adalah hasil kerja keras bersama, khususnya Saudara Muji selaku pemilik lahan binaan kami, didampingi para penyuluh. Kami berharap langkah ini dapat memotivasi para petani lain di OKU Timur untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian mereka,” ujar IPDA Bastian di lokasi panen.

Di sisi lain, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan BP Peliung, Aidin Eka Putra, memberikan apresiasinya terhadap pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, kolaborasi ini berdampak positif pada produktivitas sektor pertanian di Desa Saung Dadi.

“Kami dari penyuluh pertanian sangat menyambut baik inisiatif dari Polsek BP Peliung. Hasil panen di lahan seluas dua hektar lebih ini terbilang cukup baik untuk kuartal pertama tahun 2026. Pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan petani agar mereka lebih bersemangat,” kata Aidin Eka Putra.

Setelah proses pemanenan selesai, seluruh hasil jagung tersebut tidak langsung dijual dalam kondisi basah. Guna menjaga kualitas dan nilai jual, hasil panen nantinya akan dibawa ke fasilitas Dryer (mesin pengering) milik Polres OKU Timur untuk menjalani proses pengeringan dan pembersihan. Setelah memenuhi standar kualitas, komoditas jagung tersebut direncanakan akan disalurkan dan dijual langsung ke BULOG.

Langkah ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi yang merugikan petani, sekaligus memastikan pasokan pangan di wilayah OKU Timur tetap aman dan bernilai ekonomis tinggi bagi masyarakat. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights