BeritaPedia.news, OKU Timur — Pembangunan daerah yang holistik tidak hanya lahir dari meja birokrasi, melainkan harus berakar kuat dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat kecamatan.
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., melantik langsung 15 Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten OKU Timur untuk periode 2026. Prosesi pelantikan ini dilaksanakan secara khidmat di Aula Bina Praja I Setda OKU Timur pada Senin, 25 Mei 2026.
Adapun 15 wilayah kecamatan yang mengalami penyegaran kepemimpinan PKK tersebut meliputi Kecamatan Martapura, Cempaka, Madang Suku I, Madang Suku II, Madang Suku III, Semendawai Suku III, Semendawai Timur, Semendawai Barat, Belitang, Belitang II, Belitang III, Belitang Jaya, Buay Madang, Buay Madang Timur, dan BP. Bangsa Raja. Acara ini juga dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Kabupaten OKU Timur Tahun 2026.
Bukan Sekadar Seremonial
Dalam pengarahannya, Bupati yang akrab disapa Enos ini menegaskan bahwa momentum pelantikan ini membawa misi besar bagi kesejahteraan masyarakat. Ia berharap PKK tidak terjebak dalam rutinitas administratif, melainkan menjadi motor penggerak nyata yang menghubungkan program pemerintah pusat hingga ke pelosok desa.
“Kalau PKK hidup dan aktif, dampaknya langsung terasa. Ketahanan pangan keluarga meningkat, kesehatan masyarakat lebih baik, pendidikan anak lebih diperhatikan, dan kesejahteraan warga ikut tumbuh,” ujar Bupati Enos dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Bupati Enos membagikan catatan evaluasinya setelah turun langsung ke lapangan. Ia mengakui masih menemukan aspirasi warga yang merasa kehadiran program PKK belum sepenuhnya menyentuh lapisan bawah. Hal inilah yang menjadi tantangan besar bagi para ketua yang baru dilantik.
Untuk itu, Bupati menginstruksikan kepada seluruh Camat agar memberikan dukungan penuh—baik moral maupun koordinasi—kepada gerakan PKK di wilayahnya masing-masing. Ia mencontohkan keberhasilan Kelompok Wanita Tani di OKU Timur yang mampu mendulang prestasi hingga tingkat Provinsi Sumatera Selatan meski bergerak dalam keterbatasan.
“Yang membuat mereka berhasil bukan semata anggaran, tetapi semangat kebersamaan dan kemauan untuk bergerak,” tambah Enos, memotivasi para kader.
Panggilan Pengabdian dan Respons Cepat
Senada dengan Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes, mengingatkan para pengurus bahwa jabatan ini merupakan amanah sekaligus peluang emas untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk berkontribusi di masyarakat. Ketua PKK harus hadir, peduli, dan memahami kebutuhan masyarakat agar dapat dipenuhi secara bertahap,” tegas dr. Sheila.
Dokter Sheila juga memberikan arahan taktis bagi dua kategori pengurus yang dilantik:
- Bagi pengurus yang berpindah wilayah tugas: Diminta untuk segera melakukan adaptasi kilat dan menyusun program kerja yang relevan dengan karakteristik wilayah baru.
- Bagi pengurus yang baru pertama kali menjabat: Didorong untuk proaktif mempelajari regulasi organisasi, termasuk mendalami arah kebijakan terbaru yang tertuang dalam Buku Rakernas PKK.
Melalui sinergi pelantikan dan Rakon PKK 2026 ini, TP PKK OKU Timur diharapkan mampu menjelma menjadi kekuatan sosial yang solid, tangguh, dan menghadirkan manfaat konkret demi mewujudkan ketahanan keluarga yang mandiri hingga ke tingkat desa.














