BeritaPedia.news, OKU Timur – Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Pemuka (BP) Peliung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan kosong secara produktif dan rutin melakukan monitoring terhadap perkembangan sektor pertanian di wilayah hukum mereka.
Pada Rabu (20/5/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, anggota Polsek BP Peliung bergerak langsung ke lapangan untuk mengecek dan mengontrol perkembangan pertumbuhan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Banu Ayu, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Kegiatan pengecekan berkala ini dilaksanakan oleh Aipda Dedi Darmanto. Lahan seluas 1 (satu) hektar yang awalnya merupakan lahan kosong tidak produktif, kini telah disulap menjadi hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur berkat binaan pihak kepolisian.
Kapolsek BP Peliung menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengawasan agar program ketahanan pangan ini berjalan optimal hingga masa panen tiba.
“Kami ingin memastikan bahwa tanaman jagung ini tumbuh dengan baik tanpa kendala hama atau kekurangan pupuk. Pemantauan rutin ini sangat penting agar hasil panennya nanti bisa maksimal dan benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Kapolsek melalui anggotanya, Aipda Dedi Darmanto di lokasi kegiatan, Rabu (20/5/2026).
Lahan yang digunakan merupakan milik salah satu anggota kelompok tani binaan Polsek BP Peliung. Program ini berawal dari imbauan persuasif yang gencar dilakukan oleh personel kepolisian kepada masyarakat sekitar agar tidak membiarkan lahan mereka telantar.
Aipda Dedi Darmanto menambahkan, selain untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, pemanfaatan lahan ini juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi warga lokal.
“Tujuan utama kami adalah mengedukasi dan memotivasi masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar mereka untuk menanam komoditas seperti jagung, hasilnya tentu dapat membantu mendongkrak perekonomian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” pungkas Aipda Dedi.
Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan kelompok tani, diharapkan program pemanfaatan lahan tidur ini dapat menjadi percontohan (role model) bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten OKU Timur dalam menjaga stabilitas pangan lokal.
Semoga artikel berita ini sesuai dengan yang kamu harapkan! Jika ada bagian atau kutipan yang ingin disesuaikan lagi, silakan beri tahu saya.














