BeritaPedia.news, OKU Timur — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax dikeluhkan masyarakat di wilayah Belitang, Kabupaten OKU Timur dan sekitarnya, Selasa (19/5/2026) sore.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara kesulitan memperoleh bahan bakar, baik di kios pengecer maupun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pantauan di lapangan, beberapa kios penjual BBM di sepanjang jalan kawasan Belitang tampak tidak memiliki stok BBM. Situasi itu membuat masyarakat harus berkeliling untuk mencari bahan bakar yang masih tersedia.
Salah seorang pengendara sepeda motor yang ditemui mengaku kesulitan mendapatkan BBM sejak sore hari. Ia mengatakan sejumlah kios pengecer yang biasa menjual Pertalite maupun Pertamax dalam kondisi kosong.
“Dari tadi saya keliling, beberapa kios yang biasa jual BBM sudah tidak ada stok lagi,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mengaku tidak selalu bisa mengandalkan SPBU karena kondisi antrean yang cukup panjang dan stok BBM yang terkadang cepat habis.
“Kalau di SPBU kadang antre panjang, belum tentu juga dapat karena sering kosong,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya yang berharap pasokan BBM di wilayah Belitang segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait penyebab kelangkaan BBM, salah satu penjaga kios yang masih menyediakan Pertamax hanya memberikan jawaban singkat bernada gurauan.
“Silakan tanya kepada Bahlil,” katanya sambil tersenyum dan bercanda kepada wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di wilayah Belitang dan sekitarnya.
Masyarakat berharap distribusi BBM dapat segera kembali lancar sehingga kebutuhan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari dapat terpenuhi dengan normal. (Gie)














