Example 728x250
Berita

Polres OKU Timur Tingkatkan Pengawasan Kesiapan Karhutla di Perusahaan Perkebunan

462
×

Polres OKU Timur Tingkatkan Pengawasan Kesiapan Karhutla di Perusahaan Perkebunan

Share this article

BeritaPedia.news, OKU Timur — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran Polda Sumatera Selatan melalui pengawasan intensif terhadap kesiapan perusahaan perkebunan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.

Langkah tersebut dilakukan guna meminimalisasi risiko kebakaran lahan saat memasuki musim kemarau tahun 2026.

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, pada Selasa, 12 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan di dua perusahaan perkebunan strategis, yakni PT Campang Tiga dan PT Laju Perdana Indah (LPI), mulai siang hingga malam hari.

Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran, kesiapan personel lapangan, hingga sistem pemantauan titik api yang digunakan perusahaan dalam mengantisipasi potensi Karhutla.

Di area PT Campang Tiga, tim melakukan pengecekan terhadap 21 embung air yang disiapkan sebagai sumber pasokan utama untuk pemadaman apabila terjadi kebakaran lahan.

Selain itu, menara pantau yang digunakan sebagai sarana deteksi dini hotspot juga turut diperiksa guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal.

Sementara di PT Laju Perdana Indah, petugas mengevaluasi kesiapan 16 unit mobil pemadam kebakaran berikut personel operatornya.

Pemeriksaan juga mencakup integrasi pemantauan berbasis aplikasi Sipongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar pengawasan titik panas dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, menegaskan bahwa kesiapan perusahaan menjadi faktor penting dalam menekan risiko Karhutla yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

“Seluruh perusahaan harus memiliki standar kesiapan yang jelas, baik dari sisi personel, peralatan, maupun pola penanganan di lapangan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama agar kebakaran tidak sampai meluas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan sektor perkebunan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

Menurutnya, langkah pencegahan yang dilakukan sejak dini dapat membantu mengurangi potensi kabut asap, gangguan kesehatan masyarakat, hingga kerugian ekonomi akibat kebakaran lahan berskala besar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan bahwa jajaran kepolisian terus mengedepankan pola preemtif dan preventif dalam penanganan Karhutla di Sumatera Selatan.

“Kami terus melakukan pengawasan dan pendampingan di lapangan agar seluruh pihak, termasuk sektor industri dan masyarakat, memiliki kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla. Penanganan masalah ini membutuhkan kolaborasi semua elemen,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polda Sumsel memastikan pengawasan terhadap kesiapsiagaan Karhutla akan dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas lingkungan, keamanan wilayah, serta mendukung keberlanjutan pembangunan di Sumatera Selatan. (Gie)

Iklan beritapedia.news 728x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights