BeritaPedia.news, OKU Timur — Upaya memperkuat kualitas sumber daya organisasi dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) HARIMAU Sumatera Selatan melalui peningkatan kapasitas pengurus dan anggota pelatihan yang digelar pada Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sekretariat DPW HARIMAU Sumsel, Jalan Raya KM 7 Karang Sari, BK 11, OKU Timur, ini diikuti perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari sejumlah kabupaten, yakni OKI, OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan rangkaian pembukaan yang tertib, diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Ketua DPW HARIMAU Sumsel, Ardea Bintoro, dalam arahannya menyoroti pentingnya konsistensi dan kedisiplinan dalam menjalankan roda organisasi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan suatu lembaga tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggotanya, tetapi oleh kekompakan serta kesamaan visi.
“Organisasi ini harus berjalan dalam satu komando dan tujuan. Jika tidak disiplin dan tidak solid, maka program yang kita rancang tidak akan berjalan maksimal,” ujar Ardea di hadapan peserta.
Pelatihan juga menghadirkan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Nur Jangkung, yang memberikan materi terkait penguatan peran lembaga dalam advokasi masyarakat.
Ia menekankan bahwa setiap langkah organisasi harus didasarkan pada analisis yang terukur.
“Kerja-kerja advokasi tidak bisa hanya mengandalkan semangat. Kita harus memiliki data yang kuat, strategi yang jelas, dan keberanian untuk menyuarakan kepentingan publik,” kata Nur Jangkung.
Menurutnya, integritas anggota menjadi faktor penentu dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyerahkan tujuh Surat Keputusan (SK) kepada divisi yang telah dibentuk sebagai bagian dari penataan struktur organisasi.
Penyerahan ini menjadi langkah konkret dalam Pembagian peran dan tanggung jawab di internal HARIMAU Sumsel.
Setelah jeda istirahat, salat, dan makan siang (isoma) pada pukul 12.00 WIB, kegiatan dilanjutkan kembali satu jam kemudian dengan sesi pemaparan program kerja.
Forum diskusi berlangsung aktif, ditandai dengan berbagai pertanyaan, masukan, hingga evaluasi dari masing-masing DPC.
Salah satu peserta dari DPC OKU Timur menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman baru terkait arah gerak organisasi. “Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan membuka wawasan kami dalam menjalankan program di daerah,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengurus serta meningkatkan efektivitas kerja organisasi dalam menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat.(Gie)














