BeritaPedia.news, OKU Timur — Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten OKU Timur dijadwalkan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 10 Mei 2026.
Forum ini mengangkat tema “Reposisi KAHMI di Era Baru: Integrasi Profesionalitas dan Intelektualisme dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Mandiri.”
Pelaksanaan Musda tersebut dipandang sebagai momentum penting bagi alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk melakukan evaluasi organisasi.
Serta sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang, khususnya di wilayah OKU Timur.
Ketua Pelaksana Musda, Mulyono, S.Pd.I, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi titik awal penguatan kontribusi nyata alumni di tengah masyarakat.
“Musda ini kita harapkan mampu melahirkan gagasan dan program strategis yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan peran KAHMI sangat diperlukan agar organisasi tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga bertransformasi sebagai kekuatan yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan daerah.
Senada dengan itu, Koordinator Presidium KAHMI OKU Timur, Iman Sulaiman, S.P., M.Si, menegaskan pentingnya konsolidasi nilai dan gerakan alumni dalam forum Musda.
Ia menilai integrasi antara kapasitas intelektual dan profesionalitas kader menjadi kunci dalam menjawab tantangan zaman.
“KAHMI harus mampu mengintegrasikan kekuatan intelektual dan profesionalitas kader dalam menjawab tantangan zaman. Ini sejalan dengan cita-cita besar HMI yang terus kita jaga dan aktualisasikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Musda ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kembali komitmen ideologis alumni terhadap nilai-nilai dasar HMI, yakni terbinanya insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam.
Nilai tersebut dinilai tetap relevan sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan dan program organisasi ke depan.
Dalam agenda Musda nanti, sejumlah pembahasan strategis akan menjadi fokus, di antaranya laporan pertanggungjawaban kepengurusan, penyusunan program kerja, hingga pemilihan presidium baru.
Kepemimpinan yang terpilih diharapkan mampu membawa KAHMI OKU Timur menjadi organisasi yang lebih progresif, adaptif, dan berdaya saing.
Iman Sulaiman selaku Korpresidium MD KAHMI OKU Timur menyampaikan bahwa masa kepengurusan Presidium telah habis bulan depan.
“Genap 5 tahun telah berjalan, dan diharapkan para alumni yang terpilih nanti dapat melanjutkan kiprah kepengurusan MD KAHMI sebelumnya dan melaksanakan amanat yang dituangkan dalam Musda ini,” imbuhnya.
Dengan keterlibatan alumni yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga dunia usaha, KAHMI OKU Timur diharapkan dapat berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui forum Musda ini pula, semangat keislaman dan keindonesiaan yang menjadi dasar perjuangan HMI diharapkan terus terjaga dan terimplementasi dalam kontribusi nyata alumni bagi pembangunan daerah. (Gie)














