BeritaPedia.news, OKU Timur – Komitmen Polsek BP Peliung dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Kepala Unit Provos (Kanit Prov) yang secara rutin melakukan pemantauan pertumbuhan tanaman jagung di lahan produktif milik masyarakat.
Pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 08.20 WIB, Kanit Prov Polsek BP Peliung, Aipda Dedi Darmanto, melaksanakan pengecekan dan kontrol perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare yang merupakan hasil pemanfaatan lahan kosong oleh kelompok tani binaan Polsek BP Peliung. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih produktif dalam mengelola potensi lahan yang tersedia.
Aipda Dedi Darmanto mengatakan, kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani.
“Kami rutin turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman jagung. Jika ditemukan kendala, kami dapat segera berkoordinasi dengan kelompok tani agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Selain mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu anggota kelompok tani binaan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pihak kepolisian.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Polsek BP Peliung. Kehadiran mereka memberikan motivasi bagi kami untuk terus mengelola lahan dengan baik,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan rutin ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten OKU Timur.














